Mulai April 2026, pembelian BBM melalui aplikasi MyPertamina akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Perubahan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mendorong digitalisasi transaksi bahan bakar minyak. Dengan sistem ini, diharapkan distribusi BBM menjadi lebih transparan, efisien, dan terhindar dari praktik penyalahgunaan subsidi.
Transisi ini juga sejalan dengan upaya penguatan ekosistem digital nasional. Aplikasi MyPertamina sendiri sudah dikembangkan sejak beberapa tahun lalu dan memiliki fitur lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan energi. Mulai dari pembelian BBM, pengecekan kuota subsidi, hingga pelacakan riwayat transaksi bisa dilakukan secara real-time.
Persiapan Sebelum Pembelian BBM di MyPertamina
Sebelum mulai menggunakan fitur pembelian BBM di aplikasi MyPertamina, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Prosesnya tidak rumit, tapi pastikan semua langkah dilakukan dengan benar agar transaksi berjalan lancar.
1. Unduh dan Instal Aplikasi MyPertamina
Aplikasi ini tersedia di Google Play Store maupun App Store. Cari dengan kata kunci "MyPertamina" dan pastikan mengunduh versi resmi dari PT Pertamina (Persero). Setelah terinstal, buka aplikasi dan izinkan akses yang diperlukan seperti lokasi dan notifikasi.
2. Daftar atau Masuk ke Akun
Bagi pengguna baru, perlu mendaftar terlebih dahulu dengan nomor telepon aktif. Setelah itu, lakukan verifikasi melalui kode OTP yang dikirimkan. Pengguna lama tinggal masuk menggunakan nomor telepon dan kata sandi yang sudah terdaftar.
3. Lengkapi Data Pribadi
Setelah masuk, pastikan data diri seperti NIK, nomor KK, dan foto KTP sudah diunggah. Data ini dibutuhkan untuk verifikasi dan memastikan hak akses terhadap subsidi BBM. Tanpa data lengkap, pengguna tidak bisa mengakses fitur pembelian BBM.
Langkah Pembelian BBM di MyPertamina
Setelah semua persiapan selesai, saatnya mulai membeli BBM secara digital. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam.
1. Pilih Jenis BBM
Di halaman utama aplikasi, pilih menu "Beli BBM". Lalu tentukan jenis BBM yang ingin dibeli, seperti Pertalite, Pertamax, atau Dexlite. Setiap jenis memiliki harga berbeda dan kuota subsidi yang berlaku.
2. Tentukan Jumlah Liter
Masukkan jumlah liter BBM yang ingin dibeli. Aplikasi akan menampilkan estimasi total harga berdasarkan harga per liter terkini. Pastikan jumlah liter tidak melebihi kuota subsidi yang tersedia.
3. Pilih Metode Pembayaran
MyPertamina mendukung berbagai metode pembayaran, termasuk transfer bank, e-wallet, dan kartu kredit/debit. Pilih metode yang paling nyaman dan pastikan saldo mencukupi.
4. Konfirmasi dan Selesaikan Transaksi
Setelah memilih metode pembayaran, periksa kembali detail transaksi. Jika sudah benar, klik "Bayar" dan ikuti instruksi selanjutnya. Setelah pembayaran berhasil, akan muncul bukti transaksi digital yang bisa disimpan atau ditunjukkan saat pengisian BBM.
Fitur Tambahan yang Perlu Diketahui
Selain pembelian BBM, aplikasi MyPertamina juga menawarkan berbagai fitur pendukung lainnya. Semua dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih menyeluruh dan praktis.
Cek Kuota Subsidi BBM
Fitur ini memungkinkan pengguna melihat sisa kuota subsidi BBM yang masih bisa digunakan. Informasi ini penting agar tidak terjadi pembelian BBM non-subsidi secara tidak sadar.
Riwayat Transaksi
Setiap transaksi pembelian BBM akan dicatat dalam riwayat. Pengguna bisa melihat detail transaksi kapan saja, termasuk tanggal, jenis BBM, jumlah liter, dan total pembayaran.
Lokasi SPBU Terdekat
Aplikasi juga menyediakan fitur pencarian SPBU terdekat berdasarkan lokasi pengguna. Ini sangat membantu saat sedang dalam perjalanan dan membutuhkan pengisian BBM darurat.
Keuntungan Menggunakan MyPertamina untuk Beli BBM
Menggunakan aplikasi ini memberikan banyak keuntungan, terutama dalam hal efisiensi waktu dan transparansi transaksi. Tidak perlu lagi mengantri di SPBU, cukup pesan dari rumah dan langsung isi BBM saat tiba di lokasi.
Selain itu, sistem digital ini juga membantu pemerintah dalam mengawasi penggunaan subsidi BBM. Hal ini diharapkan bisa mengurangi kebocoran anggaran dan memastikan subsidi tepat sasaran.
Perbandingan Harga BBM di MyPertamina (Per Liter)
| Jenis BBM | Harga Subsidi (Per Liter) | Harga Non-Subsidi (Per Liter) |
|---|---|---|
| Pertalite | Rp 10.000 | Rp 12.500 |
| Pertamax | Rp 12.500 | Rp 14.000 |
| Dexlite | Rp 13.200 | Rp 15.000 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah dan kondisi pasar.
Tips Agar Transaksi BBM di MyPertamina Lebih Lancar
- Pastikan koneksi internet stabil saat menggunakan aplikasi.
- Simpan bukti transaksi digital di galeri ponsel sebagai arsip.
- Perbarui aplikasi secara berkala untuk mendapatkan fitur terbaru.
- Gunakan metode pembayaran yang sudah terverifikasi untuk menghindari kendala.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat panduan dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga BBM dan kebijakan subsidi mengikuti regulasi terkini dari pemerintah Indonesia. Pastikan selalu mengecek informasi resmi dari Pertamina atau aplikasi MyPertamina untuk data terbaru.