Mulai April 2026, aturan baru terkait subsidi BBM mulai diterapkan. Perubahan ini berdampak langsung pada cara masyarakat mendapatkan bantuan melalui aplikasi MyPertamina. Langkah-langkah pendaftaran pun mengalami penyesuaian agar lebih efisien dan transparan.
Bagi pengguna yang ingin tetap menikmati subsidi, penting memahami alur pendaftaran terbaru. Prosesnya tidak rumit, asal ikuti panduan dengan benar. Artikel ini akan membahas cara daftar subsidi MyPertamina yang mudah dan sesuai aturan baru.
Persiapan Sebelum Daftar Subsidi MyPertamina
Sebelum masuk ke langkah-langkah pendaftaran, ada beberapa hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu. Persiapan ini penting agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala teknis.
1. Pastikan Nomor HP Aktif dan Terdaftar
Nomor HP menjadi syarat utama karena akan digunakan untuk verifikasi akun. Pastikan nomor tersebut aktif dan terdaftar atas nama pemilik KTP.
2. Siapkan Data Diri dan Kendaraan
Data yang dibutuhkan antara lain NIK, nomor KK, serta informasi kendaraan seperti jenis dan nomor plat. Semua data ini akan diverifikasi secara digital.
3. Unduh Aplikasi MyPertamina
Aplikasi bisa diunduh melalui Google Play Store atau App Store. Versi terbaru sudah mendukung fitur pendaftaran sesuai aturan April 2026.
Langkah-Langkah Pendaftaran Subsidi BBM via MyPertamina
Berikut adalah langkah-langkah pendaftaran yang harus diikuti secara berurutan. Setiap tahap memiliki tujuan tertentu agar data pengguna terverifikasi dengan benar.
1. Instal Aplikasi dan Buka Menu Daftar
Setelah aplikasi terpasang, buka dan pilih menu “Daftar”. Pengguna baru diminta untuk mengisi data awal seperti nomor HP dan email.
2. Verifikasi Nomor HP
Sistem akan mengirimkan kode OTP ke nomor yang didaftarkan. Masukkan kode tersebut untuk melanjutkan proses.
3. Isi Data Pribadi
Lengkapi data diri sesuai KTP, termasuk nama lengkap, NIK, nomor KK, dan alamat. Data ini akan diverifikasi dengan database Dukcapil.
4. Daftarkan Kendaraan
Masukkan informasi kendaraan seperti jenis bahan bakar, kapasitas tangki, dan nomor plat. Kendaraan yang didaftarkan harus sesuai dengan nama di KTP.
5. Verifikasi Data oleh Sistem
Setelah semua data diisi, sistem akan melakukan verifikasi otomatis. Proses ini memakan waktu maksimal 1×24 jam.
6. Konfirmasi dan Aktivasi Akun
Jika data dinyatakan valid, pengguna akan menerima notifikasi aktivasi akun. Dari sini, pengguna bisa mulai menggunakan fitur pembelian BBM bersubsidi.
Syarat dan Ketentuan Penggunaan Subsidi BBM
Selain proses pendaftaran, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar tetap bisa menikmati subsidi. Ketentuan ini berlaku mulai April 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu.
1. Kendaraan Harus Sesuai Golongan
Subsidi hanya berlaku untuk kendaraan roda dua dan roda empat dengan kapasitas mesin tertentu. Kendaraan dinas atau komersial tidak termasuk dalam skema subsidi.
2. Pembelian Terbatas per Bulan
Setiap pengguna hanya bisa membeli maksimal 100 liter per bulan. Jumlah ini akan direset otomatis setiap awal bulan.
3. Hanya Bisa Digunakan di SPBU Tertentu
Pembelian BBM bersubsidi hanya bisa dilakukan di SPBU yang telah bekerja sama dengan Pertamina. Lokasi SPBU bisa dilihat di aplikasi.
4. Wajib Gunakan QR Code saat Pengisian
Setiap kali mengisi BBM, pengguna wajib menunjukkan QR Code dari aplikasi MyPertamina. Tanpa QR Code, subsidi tidak dapat dinikmati.
Perbandingan Skema Subsidi Sebelum dan Sesudah Aturan Baru April 2026
Perubahan aturan membawa dampak pada batas penggunaan dan mekanisme verifikasi. Berikut perbandingannya:
| Aspek | Sebelum April 2026 | Setelah April 2026 |
|---|---|---|
| Verifikasi Data | Manual di lokasi SPBU | Otomatis via aplikasi |
| Batas Pembelian | Tidak terbatas | Maksimal 100 liter/bulan |
| Kendaraan yang Disubsidi | Semua jenis | Hanya kendaraan pribadi tertentu |
| Metode Pembayaran | Tunai atau aplikasi | Wajib melalui aplikasi |
| Verifikasi Kendaraan | Tidak ketat | Harus sesuai data KTP |
Tips Menghindari Penolakan saat Pendaftaran
Beberapa pengguna mengalami penolakan saat mendaftar karena data tidak sesuai. Berikut beberapa tips agar proses pendaftaran berjalan mulus:
1. Periksa Kembali Data Sebelum Dikirim
Kesalahan penulisan pada NIK atau nomor plat bisa menyebabkan penolakan. Pastikan semua data sudah benar sebelum menekan tombol kirim.
2. Gunakan Foto KTP yang Jelas
Foto KTP yang buram atau terlalu gelap bisa membuat sistem tidak membaca data dengan benar. Gunakan pencahayaan cukup saat mengambil foto.
3. Hindari Penggunaan Aplikasi di Jam Sibuk
Jam sibuk bisa membuat server aplikasi lambat. Lakukan pendaftaran di waktu yang lebih sepi agar proses lebih cepat.
4. Pastikan Kendaraan Sesuai Ketentuan
Kendaraan dinas atau komersial tidak akan lolos verifikasi. Pastikan kendaraan yang didaftarkan digunakan untuk keperluan pribadi.
Disclaimer
Aturan dan mekanisme pendaftaran subsidi BBM bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Data di atas berlaku per April 2026 dan mungkin tidak berlaku di masa mendatang. Selalu cek informasi resmi dari Pertamina atau situs MyPertamina untuk update terbaru.
Artikel ini dirancang untuk memberikan panduan yang mudah dipahami terkait aturan baru subsidi BBM April 2026. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, proses pendaftaran bisa dilakukan dengan cepat dan tanpa kendala.