Mengapa 1Oei Al-Kaff Menjadi Sorotan? Simak Kegiatan dan Filantropinya!

Oei Al-Kaff dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ekonomi dan sosial Nusantara, terutama di kalangan komunitas Hadhrami. Ia bukan sekadar orang kaya, tapi seorang dermawan besar yang memilih menyalurkan sebagian besar hartanya dalam bentuk wakaf—di berbagai penjuru Asia Tenggara dan Yaman.

Kekayaan keluarga Al-Kaff sudah melampaui zamannya. Dari Batavia hingga Johor, kekayaan mereka setara dengan tokoh-tokoh seperti Oei Thiong Ham di Semarang. Namun, berbeda dengan banyak pebisnis kaya lainnya, Al-Kaff memilih jalur yang lebih bermanfaat: membangun infrastruktur, pendidikan, dan keagamaan melalui dana wakaf.

Kekayaan dan Warisan Al-Kaff

1. Kekayaan yang Luar Biasa

Syekh Salim bin Abdullah Al-Kaff adalah puncak dari kejayaan keluarga Al-Kaff. Kekayaannya begitu besar hingga Sultan Johor memberinya izin untuk mencetak mata uang sendiri. Uang ini digunakan secara lokal di perkebunan karet yang menjadi salah satu sumber kekayaan terbesar keluarga Al-Kaff.

2. Wakaf yang Luas

Berbeda dengan banyak pengusaha zamannya yang menyimpan kekayaan, Al-Kaff lebih memilih menyalurkan harta ke dalam bentuk wakaf. Wakaf ini tersebar di berbagai wilayah: Jakarta, Malaka, Singapura, Johor, dan terutama di Hadhramaut, Yaman Selatan. Bangunan-bangunan bersejarah, masjid, dan pondok pesantren yang didirikan berkat wakaf keluarga Al-Kaff masih berdiri hingga kini.

Baca Juga:  Waktu Berbuka Puasa di Banda Aceh Hari Sabtu 28 Februari 2026, Simak Jadwalnya!

3. Pengaruh di Yaman dan Asia Tenggara

Di Yaman, khususnya di kota Mukalla, jejak Al-Kaff masih terasa. Museum yang dibangun pada tahun 1931 ini menjadi saksi bisu kejayaan keluarga Al-Kaff. Meski kondisinya saat ini sedang dalam renovasi, bangunan berbahan tanah tanpa semen ini menyimpan sejarah panjang yang patut dihormati.

Kehidupan dan Kebiasaan di Mukalla

1. Museum yang Unik

Museum di Mukalla memiliki keunikan tersendiri. Salah satu yang menarik adalah keberadaan lift manual yang digerakkan dengan tali oleh manusia. Meskipun teknologinya sederhana, lift ini cukup untuk dua hingga tiga orang dan menjadi salah satu bukti kemajuan teknologi di era 1930-an.

2. Kuliner Khas Mukalla

Di Mukalla, kuliner menjadi bagian penting dari pengalaman kunjungan. Restoran kambing bakar khas Mukalla menawarkan dua cara memasak: dengan arang seperti sate dan dengan bejana panas mirip oven roti. Nasi mandi, kambing bakar, dan ayam bakar disajikan dalam nampan besar yang diletakkan langsung di atas plastik tipis di lantai keramik.

3. Lobster dan Kuliner Laut

Kholid Bawazier, seorang pengusaha besar dari Surabaya dengan akar keluarga dari Hadhramaut, sempat mengingatkan untuk mencicipi lobster khas Mukalla. Meski belum sempat mencicipi, catatan kuliner ini menjadi pengingat bahwa Mukalla memiliki kekayaan kuliner yang belum banyak diketahui.

Wadi Doan dan Jejak Keluarga Bawazier

1. Wadi Doan, Kota yang Jarang Diketahui

Setelah Mukalla, perjalanan dilanjutkan ke Wadi Doan—kota keluarga Bawazier. Nama ini mungkin belum terlalu familiar, tapi kota ini memiliki keunikan kuliner dan budaya yang khas. Salah satunya adalah kambing bakar mathbi yang hanya ditemukan di sini.

2. Kambing Bakar Mathbi

Kambing bakar mathbi adalah hidangan unik yang belum banyak ditemukan di tempat lain. Teknik memasak dan bumbu khas Wadi Doan menjadikan hidangan ini sangat istimewa. Bagi yang berkunjung ke sini, mencicipi mathbi adalah sebuah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan.

Baca Juga:  Keluarga Besar SMAN 8 Pinrang Rame-Rame Jenguk Mantan Kepsek yang Kena Stroke, Solidaritas Menggelegar!

3. Jejak Keluarga Bawazier

Kholid Bawazier, yang juga memiliki hubungan keluarga dengan grup Kapal Api melalui bisnis patungan di Jeddah, adalah salah satu pewaris budaya dan nilai-nilai Hadhramaut di luar negeri. Keluarga Bawazier tidak hanya dikenal melalui bisnis mie instan Indomie di Timur Tengah, tapi juga melalui kepedulian terhadap akar budaya mereka.

Perbandingan Kekayaan dan Gaya Hidup

Negara Gaya Hidup Kondisi Ekonomi
Yaman Rumah dengan 2 mobil Mata uang melemah tajam
Indonesia Rumah dengan 3 motor Rupiah sedikit turun
Amerika Tidur di trotoar dengan tenda Mata uang kuat

Catatan: Data ini bersifat observasional dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi ekonomi lokal dan global.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat historis dan observasional. Beberapa data bisa berubah seiring waktu, terutama terkait nilai tukar mata uang dan kondisi ekonomi lokal. Artikel ini tidak bermaksud untuk memberikan nasihat keuangan atau investasi.

Tinggalkan komentar