Liburan Lebaran identik dengan suasana khas yang mengundang selera makan. Di Surabaya, kota yang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner terbaik di Indonesia, ada banyak pilihan makanan yang bisa dinikmati saat berkumpul bersama keluarga. Mulai dari makanan tradisional hingga inovasi modern, Surabaya menawarkan pengalaman kuliner yang lengkap dan memuaskan.
Tidak hanya terkenal dengan kehangatan orang-orangnya, Surabaya juga menyimpan sejumlah tempat makan legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun. Bagi yang ingin membawa pulang kenangan lezat dari kota ini, berikut adalah 6 kuliner terbaik yang wajib dicoba saat libur Lebaran tiba.
1. Rujak Cingur
Rujak Cingur adalah salah satu ikon kuliner Surabaya yang sulit untuk dilewatkan. Hidangan ini menggabungkan rasa manis, asam, dan pedas dalam satu piring. Bahan utamanya adalah cingur sapi yang sudah direbus, ditambah dengan lontong, tahu, tempe, kangkung, dan kacang panjang.
- Siapkan bahan dasar seperti cingur sapi yang direbus hingga empuk.
- Iris tipis lontong, tahu, tempe, dan sayuran segar seperti kangkung serta kacang panjang.
- Ulek bumbu rujak dengan gula merah, cabai, terasi, dan cuka untuk menciptakan rasa khas.
- Tuangkan bumbu di atas bahan yang sudah disusun rapi.
- Sajikan dengan kerupuk udang sebagai pelengkap.
Rujak Cingur tidak hanya enak, tapi juga mengandung banyak serat dan protein dari campuran bahan segarnya. Cocok disantap sebagai pembuka saat berkumpul bersama keluarga.
2. Lontong Balap Pak Gendut
Lontong Balap adalah kuliner khas Surabaya yang terdiri dari lontong, tahu, lentho, taoge, dan kuah hangat. Salah satu warung yang paling terkenal adalah Lontong Balap Pak Gendut, yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.
- Siapkan lontong yang sudah dipotong sesuai selera.
- Goreng tahu hingga berkulit dan bentuk lentho dari kacang tolo.
- Rebus taoge hingga matang dan siapkan kuah hangat dari kaldu.
- Susun semua bahan di atas piring dan siram dengan kuah.
- Taburi dengan bawang goreng dan sambal sesuai selera.
Hidangan ini cocok disantap pagi hari saat perut masih kosong. Rasanya yang hangat dan gurih membuatnya jadi favorit banyak orang tua.
3. Rawon Setan
Rawon adalah sup daging hitam khas Jawa Timur yang punya rasa kuat dan khas. Di Surabaya, salah satu tempat yang terkenal adalah Rawon Setan, yang menyajikan rawon dengan daging empuk dan kuah pekat.
- Rebus daging sapi hingga empuk, lalu potong-potong sesuai selera.
- Tumis bumbu rawon hingga harum, tambahkan keluak untuk memberi warna hitam khas.
- Masukkan daging yang sudah direbus ke dalam bumbu, lalu tambahkan air dan masak hingga meresap.
- Sajikan rawon dalam mangkuk dengan nasi hangat, telur asin, dan sambal.
- Tambahkan taoge rebus dan jeruk nipis sebagai pelengkap.
Rawon cocok disantap saat cuaca sedang dingin atau saat ingin menikmati makanan yang mengenyangkan.
4. Sate Klopo
Sate Klopo adalah varian sate yang dibungkus dengan kelapa parut sebelum dibakar. Proses ini memberikan rasa gurih dan aroma khas yang membuat sate ini berbeda dari yang lain.
- Tusuk daging dengan sate, lalu balurkan dengan kelapa parut.
- Bakar sate di atas bara api hingga matang merata.
- Sajikan dengan bumbu kacang yang kental dan manis.
- Tambahkan kecap manis dan sambal sebagai pelengkap.
- Sajikan hangat agar aroma kelapa terasa lebih kuat.
Sate Klopo cocok disantap sebagai camilan ringan atau lauk pendamping nasi.
5. Tahu Tek Surabaya
Tahu Tek adalah kuliner jalanan yang populer di Surabaya. Hidangan ini terdiri dari tahu goreng, lontong, kentang rebus, taoge, dan bumbu kacang yang kental.
- Potong tahu dan goreng hingga berkulit.
- Rebus kentang dan taoge hingga matang.
- Siapkan bumbu kacang dengan kacang tanah yang dihaluskan.
- Susun semua bahan di atas piring dan siram dengan bumbu kacang.
- Taburi dengan kerupuk dan irisan mentimun sebagai penyegar.
Tahu Tek adalah pilihan yang tepat untuk makan siang ringan yang enak dan mengenyangkan.
6. Es Campur Surabaya
Setelah menikmati berbagai hidangan berat, saatnya menutup dengan hidangan penutup yang segar. Es Campur Surabaya menawarkan berbagai macam bahan seperti cincau, nangka, alpukat, dan tape ketan.
- Siapkan bahan-bahan seperti cincau, nangka, alpukat, dan tape ketan.
- Potong semua bahan dalam ukuran kecil.
- Siapkan santan hangat dan campurkan dengan gula merah.
- Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk dan siram dengan santan.
- Tambahkan es batu dan sajikan segera.
Es Campur Surabaya memberikan rasa manis dan segar yang pas untuk menutup perayaan Lebaran.
Perbandingan Harga Kuliner Lebaran di Surabaya
| Nama Kuliner | Harga Rata-Rata (per porsi) | Tempat Populer |
|---|---|---|
| Rujak Cingur | Rp 15.000 – Rp 25.000 | Jalan Pemuda |
| Lontong Balap | Rp 12.000 – Rp 20.000 | Pak Gendut, Jalan Genteng |
| Rawon Setan | Rp 20.000 – Rp 30.000 | Jalan Embong Malang |
| Sate Klopo | Rp 18.000 – Rp 25.000 | Pasar Atom |
| Tahu Tek | Rp 10.000 – Rp 15.000 | Jalan Kembang Jepun |
| Es Campur Surabaya | Rp 12.000 – Rp 18.000 | Bubur Ayam Malang |
Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung lokasi dan kondisi pasar. Disarankan untuk mengecek langsung ke tempat masing-masing sebelum berkunjung.
Tips Menikmati Kuliner Surabaya Saat Lebaran
- Datang lebih pagi untuk menghindari keramaian.
- Bawa uang tunai karena tidak semua tempat menerima pembayaran digital.
- Cicipi sedikit demi sedikit agar tidak kekenyangan.
- Simpan es campur sebagai penutup agar perut tidak terlalu penuh.
- Gunakan transportasi umum atau ojek online untuk menghemat waktu.
Menikmati kuliner khas Surabaya saat libur Lebaran bukan hanya soal rasa, tapi juga pengalaman budaya yang menyenangkan. Dengan berbagai pilihan yang tersedia, setiap orang bisa menemukan sesuatu yang sesuai dengan selera mereka. Jangan lupa untuk mencoba semua rekomendasi di atas agar liburan semakin lengkap dan berkesan.
Disclaimer: Informasi harga dan ketersediaan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Disarankan untuk menghubungi tempat makan langsung untuk memastikan informasi terbaru.